RAHASIA SUKSES

5 Cara Mengatasi Leher Yang Kaku Dengan Cara Yang Alami

Rssehat - Leher terasa kaku atau tegang setelah bangun tidur kerap mengganggu saat akan melakukan aktivitas sehari-hari. Leher kaku biasanya disebabkan karena cedera atau memiliki tekanan berlebihan. Selain menimbulkan rasa nyeri, leher kaku bisa menjadi tanda penyakit serius di dalam tubuh yang tidak boleh diabaikan.

Penyebab leher kaku bisa beragam, mulai yang ringan hingga serius. Dalam kondisi tertentu, gangguan pada leher ini memerlukan penanganan medis yang cepat. Pasalnya, sebagian kasus leher kaku bisa menjadi salah satu gejala awal penyakit berbahaya di dalam tubuh.

Mengetahui penyebab leher kaku bisa menentukan penanganan yang tepat terhadap gangguan ini. Oleh karena itu, jika Anda sering mengalami leher kaku, sebaiknya segara diatasi. Hal ini perlu dilakukan agar terhindar dari risiko penyakit serius pada tubuh. Berikut ini beberapa cara mengatasi leher kaku dengan cara alami.


1. Kesleo

Penyebab leher kaku yang paling umum ialah keseleo. Kondisi ini biasanya terjadi pada leher bagian samping maupun belakang. Biasanya keseleo pada leher bisa disebabkan oleh beragam faktor seperti terlalu lama tidur miring, postur tubuh yang buruk, jatuh, dan stres.


2. Cedera Lecutan

Penyebab leher kaku berikutnya adalah cedera lecutan. Cedera ini biasanya disebabkan oleh benturan atau pukulan pada leher. Kondisi ini bisa terjadi saat kecelakaan mobil yang menyebabkan kepala tiba-tiba tersentak maju dan mundur. Cedera lecutan bisa ditandai dengan beberapa gejala seperti sakit kepala, sakit punggung dan bahu, pusing, dan kesulitan berkonsentrasi. Jika Anda mengalami beberapa gejala tersebut, sebaiknya segera periksa ke dokter.


3. Stres

Salah satu penyebab kaku leher yang sering terjadi ialah karena stres. Ketika seseorang mengalami stres atau rasa cemas berlebihan, otot-otot leher juga bisa ikut tegang dan menyebabkan rasa nyeri. Selain itu, beberapa faktor psikologis lainnya juga kerap dikaitkan sebagai penyebab utama sakit leher.


4. Saraf Terjepit

Saraf kejepit terjadi saat terlalu banyak tekanan yang diberikan pada saraf oleh jaringan di sekitarnya, seperti tulang, otot, tulang rawan, atau tendon. Tekanan ini dapat mengganggu fungsi saraf, yang bisa menyebabkan mati rasa, kesemutan, dan kaku. Sehingga, leher juga bisa mengalami saraf terjepit yang menyebabkan kaku dan nyeri.


5. Meningitis

Salah satu gejala meningitis yang kerap dialami penderita ialah kaku pada leher. Hal ini karena penyakit meningitis menyebabkan peradangan di bagian meninges atau lapisan tulang belakang dan otak. Meningitis bisa disebabkan karena terinfeksi virus, bakteri, jamur dan parasit. Faktor pemicu penyakit ini, di antaranya cedera kepala, kanker dan lupus. Penderita meningitis juga mengalami gejala lain, seperti mual, muntah hingga kebingungan atau disorientasi.



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "5 Cara Mengatasi Leher Yang Kaku Dengan Cara Yang Alami"

Posting Komentar