7 Makanan Sehat Untuk Penyakit Jantung

Rssehat - Pasien penyakit jantung jangan hanya fokus pada makanan yang harus dihindari, Melainkan juga fokus pada pilihan makanan, melainkan juga fokus pada pilihan makanan yang bisa dikonsumsi, sebuah penelitian membuktikan bahwa konsumsi makanan ramah jantung sama pentingnya dengan menghindari makan yang tidak sehat.

Sebenernya diet jantung ini dilakukan sebagai upaya untuk membantu efektivitas pengobatan. Kalau efektivitas obat terganggu, gejala akan sering muncul sehingga risiko komplikasi seperti serangan jantung, henti jantung, atau gagal jantung akan mengintai Anda. Karena plak di pembuluh darah jantung terbentuk dari lemak, kolesterol, kalsium, dan mineral lain yang terkandung dari makanan, memperhatikan pilihan makanan menjadi hal penting yang harus Anda lakukan.

Menurut Kelvin Halim, tim nutrisionis Jovee, “Diet jantung penting dilakukan untuk menjaga konsumsi lemak dan garam agar tidak berlebih. Konsumsi lemak berlebih akan menyebabkan timbulnya plak dan penumpukan lemak pada pembuluh darah yang berakibat stroke dan penyakit jantung lainnya. Selain itu konsumsi garam harus diperhatikan agar tidak meningkatkan tekanan darah yang berakibat juga ke hipertensi dan stroke.” Di bawah ini ada berbagai makanan yang direkomendasikan untuk pasien penyakit jantung.


1. Ubi Jalar

Umbi yang punya rasa manis ini mengandung vitamin A yang menyehatkan tubuh, termasuk jantung Anda. Kandungan serat dan nutrisi lain diketahui dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah. Untuk nutrisi terbaik, sebaiknya Anda pilih ubi jalar yang berwarna oranye atau ungu. Anda bisa menikmati ubi jalar dengan direbus, dipanggang, atau ditambahkan pada sayur. Namun bagi Anda yang memiliki penyakit ginjal, jangan mengonsumsi ibu terlalu banyak karena umbi ini mengandung oksalat yang cukup tinggi.


2. Tomat

Buah berwarna oranye ini mengandung berbagai senyawa penting seperti karotenoid, vitamin A, kalsium, dan gamma-aminobutyric acid. Berdasarkan penelitian, konsumsi jus tomat tawar selama 8 minggu dapat mengurangi kadar trigliserida darah sehingga mengurangi risiko penyempitan pembuluh darah arteri akibat penumpukan plak. Jus tomat juga bisa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah sekaligus memperbaiki angka tekanan darah sistolik dan diastolik.


3. Apel

Apel ini mengandung serat vitamin c dan antioksidan polifenol, apel mampu menurunkan resiko penyakit jantung, Daging dan kulitnya mengandung phytocomp, seperti catechin, epicatechin, procyanidin B1, dan beta karoten yang dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Kadar kolesterol yang rendah otomatis akan mencegah pembentukan plak di pembuluh arteri dan mengurangi risiko penyakit jantung.


4. Alpukat

Zat-zat yang terkandung di dalam buah alpukat, seperti asam lemak tak jenuh, antioksidan polifenol, karotenoid, vitamin E, fitosterol, dan squalene bersifat larut dalam lemak. Semua senyawa tersebut sangat populer dengan manfaatnya dalam menurunkan kadar kolesterol. Daging buah alpukat juga mengandung acetogenin yang bisa menghambat penggumpalan platelet atau keping darah. Manfaat acetogenin ini kemungkinan besar mencegah terjadinya penggumpalan darah di dalam pembuluh arteri


5. Ubi Jalar

Umbi yang punya rasa manis ini mengandung vitamin A yang menyehatkan tubuh, termasuk jantung Anda. Kandungan serat dan nutrisi lain diketahui dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah. Untuk nutrisi terbaik, sebaiknya Anda pilih ubi jalar yang berwarna oranye atau ungu. Anda bisa menikmati ubi jalar dengan direbus, dipanggang, atau ditambahkan pada sayur. Namun bagi Anda yang memiliki penyakit ginjal, jangan mengonsumsi ibu terlalu banyak karena umbi ini mengandung oksalat yang cukup tinggi.


6. Ikan

Ikan, khususnya ikan berlemak seperti salmon dan tuna merupakan makanan ramah jantung. Omega 3 di dalamnya termasuk jenis asam lemak tak jenuh yang mampu meredakan peradangan, termasuk pada pembuluh darah sekitar jantung. Tidak cuma itu, omega 3 juga membantu mengurangi kadar trigliserida, tekanan darah, pembekuan darah, dan menormalkan detak jantung yang tidak teratur.

Pilihlah ikan berlemak yang dikembangbiakkan di tambak, bukan ikan liar yang berasal dari laut karena kandungan merkurinya yang tinggi. Untuk mengurangi risiko henti jantung mendadak, konsumsi yang dianjurkan adalah dua porsi atau sekitar 150 gram per minggu.


7. Kacang Hitam

Penelitian Riverri, dkk. pada tahun 2015 menemukan serat, antioksidan, dan senyawa antiinflamasi pada kacang hitam bisa mengurangi kadar kolesterol dalam darah serta membantu mengontrol kadar glukosa dalam darah.



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "7 Makanan Sehat Untuk Penyakit Jantung"

Posting Komentar