Cara Mencegah DBD Yang Perlu Kamu Ketahui


Rssehat - Selain adanya virus corona, salah satu penyakit yang perlu dihindari adalah Deman Berdarah Dengue (DBD). Mungkin kamu familiar dengan slogan pencegahan DBD yang berbunyi “3M: menguras, menutup, dan mengubur”. Namun, cara pencegahan DBD bukan cuma itu. Namun yang paling penting adalah dengan mengusahakan agar kamu tidak digigit nyamuk Aedes aegypti. Ini bisa dilakukan dengan menjaga lingkungan selalu bersih, juga menggunakan penangkal nyamuk agar tidak berkembang biak di rumah. Dikutip dari beberapa sumber, berikut ini 10 cara yang mudah yang bisa kamu lakukan di rumah untuk mencegah DBD.

1. Pasang Kasa & Kelambu Nyamuk


Untuk mencegah nyamuk DBD masuk ke rumah, Kamu bisa memasang kasa pada setiap lubang ventilasi juga jendela. Kasa nyamuk ada berbagai macam, ada yang terbuat dari kawat, magnet, bahkan sampai jaring-jaring rapat yang tipis tapi kuat menghalau masuknya nyamuk dari luar. Pencegahan demam berdarah juga perlu dilakukan dengan memasang kelambu di tempat tidur. Kamu dapat memasang kelambu mengelilingi ranjang kamu.

2. Menguras Bak mandi Seminggu Sekali


Genangan air merupakan tempat bagi nyamuk Aedes aegypti berkembang biak. Nyamuk betina pertama-tama akan bertelur pada dinding bak yang berisi air. Larva nyamuk yang menetas dari telur mendapat makanan dari mikroorganisme di sekitarnya. Seiring waktu, larva nyamuk pun tumbuh menjadi nyamuk dewasa. Keseluruhan siklus ini berlangsung selama delapan sampai 100 hari dalam suhu ruang.

3. Bersihkan Wadah Penampung Air Lainnya


Kamu juga perlu menguras dan membersihkan berbagai wadah lain di rumah yang jadi tempat menampung air. Perabotan seperti baskom, kaleng, vas atau pot bunga, ember, dan lain sebagainya bisa menjadi sarang bagi nyamuk jika tidak rajin dikuras.

4. Hindari Menumpuk Atau Menggantung Baju Terlalu Lama


Sebaiknya setop kebiasaan menumpuk atau menggantung baju. Ini sebagai langkah pencegahan DBD. Membiarkan baju menumpuk atau tergantung begitu lama dapat menjadi tempat untuk dihinggapi nyamuk. Hal ini karena nyamuk menyukai aroma tubuh manusia. Jika kamu memang harus menyimpan kembali baju yang baru dipakai, lipat kemudian simpan di tempat yang bersih dan tertutup.

5. Gunakan Lotion Atau Krim Antinyamuk


Lindungi diri dengan mengoleskan lotion anti nyamuk setiap kali akan bepergian keluar rumah atau ke tempat terbuka. Pilih lotion yang mengandung ekstrak serai, lavender, geranium, lemon balm, atau peppermint yang sudah terbukti baunya tidak disukai nyamuk. Penelitian di India menyebutkan mengoleskan minyak daun peppermint terbukti dapat membuat nyamuk menghindar.

6. Gunakan Pakaian Tertutup Saat Keluar Rumah


Nyamuk lebih rentan menggigit pada malam hari. Maka sebagai cara cegah DBD dari diri sendiri, kenakanlah pakaian yang menutupi kulit. Baik itu ketika kamu di rumah maupun saat keluar rumah saat malam hari.

7. Fogging


Selain rutin melindungi rumah pakai obat nyamuk semprot atau obat nyamuk bakar, penting juga untuk membiasakan kegiatan fogging di rumah. Fogging adalah cara pencegahan demam berdarah secara massal dengan penyemprotan obat nyamuk yang mampu menjangkau area lebih luas. Pencegahan demam berdarah (DBD) dengan fogging biasanya dilakukan ketika masuk musim pancaroba atau ketika angka kasus demam berdarah di daerah sekitar mulai meningkat.

8. Pangkas & Bersihkan Tanaman Liar Di Pekarangan Rumah


Pekarangan hijau dan penuh bunga membuat penampilan rumah makin cantik dan apik. Namun, Kamu harus rajin-rajin merawatnya agar tidak menjadi sarang nyamuk. Rerumputan lebat dan kumpulan ilalang liar yang tidak terawat dapat menjadi tempat sarang nyamuk tersembunyi.

9. Hias Rumah Dengan Tanaman Antinyamuk Alami


Kamu dapat memanfaatkan alternatif alami lainnya sebagai cara pencegahan demam berdarah di rumah. Misalnya, menghias interior rumah dengan tanaman pengusir nyamuk seperti serai wangi, bunga lavender, daun peppermint, dan bunga geranium. Beberapa tanaman tersebut juga kerap diolah sebagai bahan utama dalam pembuatan obat nyamuk komersil. Misalnya levender, mengandung zat aktif linalool dan lynalyl asetat yang terbukti tidak disukai nyamuk.

10. Vaksin DBD


Tidak banyak yang tahu bahwa sebenarnya vaksin dengue sudah lama ada di Indonesia. Vaksin dengue juga sudah disetujui oleh BPOM RI. Vaksin diberikan sebanyak 3 kali dengan jarak antar pemberian dosis per 6 bulan sekali. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan vaksin dengue sebagai cara pencegahan demam berdarah sudah dapat diberikan pada orang yang berusia 9-45 tahun. Namun berdasarkan penelitian, vaksin dengue paling manjur jika mulai diberikan pada anak berusia 9-16 tahun.



Itulah beberapa cara mencegah DBD yang haruskamu terapkan supaya lingkungan kamu terhindar dari wabah penyakit DBD berbahaya. Sehingga, tidak banyak korban yang berjatuhan disebabkan karena DBD. Jangan lupa ikuti terus Rssehat untuk mendapatkan info yang lebih menarik lainnya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Mencegah DBD Yang Perlu Kamu Ketahui"

Posting Komentar